Manusia dalam
setiap detiknya membutuhkan pengingat. Karena sifat alami manusia yang pelupa. Terimakasih
kepada rasa sakit yang telah mengingatkan bahwa kita punya indera perasa,
terimakasih kepada rasa lelah mengingatkan bahwa tubuh kita masih punya
keterbatasan.
Tak
perlu risau kala ada yang memarahi kita, ada yang mencerca kita karena ia
berusaha mengingatkan bahwa kita salah, mengingatkan ketidaksempurnaan kita. Manusia
memang makhluk paling sempurna diantara makhluk lain yang lebih tidak sempurna
tentunya.
Bersyukur.
Itu kuncinya. Segala yang terjadi disyukuri saja niscaya hal positif yang ada. Tak
perlu mencari negatifnya karena sudah pasti adanya. Yang perlu dipandang adalah
sisi positif dimana kita akan terpacu pada kebaikan dan perbaikan.
Boleh
sekali – kali lihat sisi negatif untuk kita mencari solusi terbaik, bukan hanya
direnungi dan disesalkan keberadaannya. Jika kita mau yang positif pasti
negatif mengikuti karena segala sesuatu didunia diciptakan dengan berpasang –
pasangan. Ada positif – ada negatif, ada senang ada duka.kita tak bisa hanya
mau salah satu dan mengingkari adanya yang lain. Karena itu sudah sunatullah. Yang
bisa kita lakukan adalah cara menyambut keduanya. Jika senang kita tersenyum
jika sedih maka tersenyum lebih lebarlah, niscaya tak akan luka yang tersisa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar